Saat ini, Indonesia telah memasuki era globalisasi. Pekerjaan berbasis analisis mulai diminati karena kinerja dan produktivitas perusahaan akan lebih efisien.
AW Asset Management adalah sebuah perusahaan manajemen dan pengelolaan bisnis nomor 1 di Bali yang bergerak dibidang jasa hospitality advisor SDM, pemasaran, produk dan keuangan perusahaan.
Kami telah memberikan bantuan sistem manajemen kepada beberapa perusahaan seperti bisnis penginapan, bisnis dokumentasi, bisnis percetakan iklan, bisnis rumah makan dan bisnis jasa lainnya. AW Asset Management terdiri dari kumpulan tim kerja yang memiliki keahlian berbeda dan saling melengkapi agar sistem manajemen perusahaan dapat
berjalan baik dan sehat. Dalam pengelolaannya, kami fokus pada pengembangan manajemen sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan.AW Asset Management memiliki 4 sistem, diantaranya: sistem SDM, sistem keuangan, sistem pemasaran, dan sistem produk. Empat sistem tersebut akan dianalisis di tahapan
awal untuk mengetahui alur teknis selanjutnya dari pengelolaan manajemen perusahaan itu sendiri. Proses adaptasi dan saling mengenal membutuhkan waktu pada kontrak 3 bulan pertama kemudian dievaluasi untuk mendapatkan keputusan kontrak lanjutan bersama AW Asset Management.
Tujuan dari AW Asset Management
Tujuan AW Asset Management adalah membantu perusahaan yang menggunakan jasa kami untuk menyusun konsep perusahaan dari seluruh bidang yang akan dikembangkan oleh perusahaan.
Sebagai perusahaan manajemen dan pengelolaan bisnis, tujuan kami adalah agar penataan operasional berjalan dengan baik dan memberikan data yang tepat untuk digunakan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan perusahaan.
- Suatu konsep bisnis ini terdiri dari empat komponen utama, yaitu strategi inti (Core Strategy), sumber daya strategis (Strategic Resources), perantara pelanggan (Customer Interface) dan jaringan nilai (Value Network). Komponen pertama dari konsep bisnis ini adalah strategi inti (Core Strategy), yang merupakan bagaimana suatu perusahaan memilih cara untuk berkompetisi.
- Visi bisnis adalah keinginan perusahaan yang sifatnya ideal, sementara misi bisnis merupakan operasionalisasi dari visi bisnis. Visi dan misi bisnis ini akan mengarah pada pernyataan nilai, kehendak strategi, tujuan dan sasaran yang besar, banyak dan berani serta sasaran kinerja. Membantu dalam rekomendasi penyusunan konsep usaha dari penentuan visi misiperusahaan, budaya perusahaan hingga penyusunan program kerja p
- Menata fungsi menajemen perusahaan dan merekomendasikan pembentukan struktur p
- Menyusun seluruh Standard Operating Procedure (SOP), dekripsi pekerjaan dan peraturan perusahaan.
- Pelatihan SDM bertujuan agar setiap pekerja dapat meningkatkan kemampuannya dalam melaksanakan pekerjaannya. Dengan meningkatnya persaingan dan perkembangan zaman,para pekerja dituntut mampu terus bersaing dan meningkatkan kemampuannya agar tidak tertinggal dari kompetitor. Meningkatnya performa pekerja akan berakibat baik pada perkembangan perusahaan.
- Pengelolaan SDM yang baik harus dilaksanakan secara berkesinambungan melalui rangkaian aktivitas yang terintegrasi. Dengan pengelolaan SDM yang baik, maka dapat diciptakan SDM yang profesional dalam jumlah memadai berdasarkan keahlian yang dibutuhkan sesuai tuntutan perkembangan usaha. Sehingga produktivitas SDM akan tercapai optimal dalam mendukung keberhasilan implementasi strategi yang telah ditetapkan.
- Untuk menghasilkan kualitas SDM yang berkualitas, diperlukan pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan. Pendidikan dan pelatihan ini bisa dilakukan secara internal perusahaan, in house training, ataupun mengirimkan pekerja secara bergantian ke berbagai training provider.
- Secara umum, pelatihan SDM bertujuan untuk menyediakan pekerja yang siap pakai baik dari sisi kompetensi, manajerial, maupun perilaku. Sehingga, memberikan kontribusi positif bagi perusahaan yang secara berkelanjutan sesuai dengan perkembangan persaingan dan jabatan. Pelatihan SDMjuga bertujuan untuk dapat menyiapkan kaderisasi bagi jabatan-jabatan yang akan dikembangkan perusahaan di masa yang akan datang, sehingga pada saatnya tidak memerlukan waktu untuk pengisian jabatan tersebut.
- Membantu dalam pengembangan dan pembangunan usaha yang tertata dan terarah untuk mencapai tujuan perusahaan dan tujuan bisnis.
- Menciptakan konsep dan standar perusahaan yang terbentuk dari visi perusahaan.
- Mengetahui keadaan atau kesehatan perusahaan yang dinilai dengan menggunakan metode analisa deskriptif kuantitatif.
- Mengetahui gambaran kinerja perusahaan yang dinilai dengan menggunakan metode analisis deskriptif, kuantitatif dan observasi lapangan melalui wawancara dan kuisioner.
- Mengetahui perkembangan SDM dan pola pelatihan yang nantinya akan bertujuan untuk meningkatkan kinerja SDM.
- Melihat kelemahan yang dimiliki perusahaan serta langkah-langkah strategis yang perlu diterapkan.
- Mengetahui strategi bisnis yang baik bagi perencanaan bisnis atau proyek baru.
- Mengetahui cara menganalisis keuntungan yang optimal pada rencana bisnis atau proyek yang baru.
- Menganalisis rencana bisnis atau proyek dari berbagai aspek pelayanan bisnis.
- Menganalisis aspek keuangan serta investasi yang tepat untuk suatu bisnis atau proyek yang baru.
- Memutuskan apakah bisnis atau proyek ini layak dijalankan, ditunda atau dibatalkan.
- Menilai kinerja keuangan, prestasi dan keadaan kesehatan keuangan perusahaan dengan menggunakan analisis rasio keuangan.
- Menyiapkan informasi keuangan yang dapat membantu dewan direksi, para investor dan kreditor yang potensial dalam membuat suatu keputusan.
- Menyajikan informasi yang dapat membantu para investor dan kreditor serta pengguna lain yang potensial dalam memperkirakan jumlah waktu dan ketidakpastian penerimaan dimasa yang akan datang.
- Menyajikan informasi tentang sumber daya ekonomi yang dimiliki perusahaan.
- Menyajikan informasi tentang potensi perusahaan selama satu periodik.
- Menyusun formula yang tepat terhadap pajak yang harus dibayarkan.
- Membantu pencatatan pengeluaran-pengeluaran yang seharusnya tidak dijadikan sebagai objek pajak.
- Membantu pencatatan-pencatatan yang seharusnya dijadikan sebagai objek pajak.
- Membantu memberikan pengertian tentang perpajakan.
- Pemilihan Aset Saham yang tepat guna mengembangkan hasil dari profit Bisnis berdasarkan Analisa Teknikal, Fundamental dan Pembacaan Signal Investasi.
- Mengontrol performansi investasi trading, Anda akan menerima secara berkala laporan dan pembagian keuntungan per 3 Bulan sesuai perjanjian awal.
- Melakukan timing yang tepat kapan menentukan waktu BUY dan Kapan waktu SELL yang didukung juga oleh berbagai analisa untuk menjaga ritme performansi sehingga maksimalisasi profit Anda.
Proses penyusunan standar perusahaan bisa diarahkan oleh klien atau berdasarkan rekomendasi dari AW Asset Management
Jika perusahaan telah berjalan, AW Asset Management akan melakukan observasi dan memulai audit perusahaan, serta menganalisis seluruh kebutuhan perusahaan melalui komunikasi dengan klien.
Sumber Daya Manusia ( SDM )
Sudut Pandang Ekonomi
Bisnis adalah kegiatan ekonomis. Maksudnya adalah adanya interaksi produsen/perusahaan dengan pekerja, produsen dengan produsen dalam sebuah organisasi. Kegiatan antar manusia ini adalah bertujuan untuk mencari untung oleh karena itu menjadi kegiatan ekonomis. Pencarian keuntungan dalam bisnis tidak bersifat sepihak, tetapi dilakukan melalui interaksi yang melibatkan berbagai pihak. Rekomendasi yang dapat dilakukan adalah memberikan pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian karyawan sehingga dapat membantu perusahaan untuk mencapai hasil yang maksimal. Pengembangan SDM wajib dilakukan karena SDM adalah wajah perusahaan serta sebagai wakil perusahaan saat berhadapan dengan pelanggan.Sudut Pandang Hukum
Bisa dipastikan bahwa kegiatan bisnis juga terikat dengan hukum dagang atau hukum bisnis, yang merupakan cabang penting dari ilmu hukum modern. Dalam praktikhokum, banyak masalah timbul dalam hubungan bisnis pada taraf nasional maupun internasional. Seperti etika, hukum juga merupakan sudut pandang normatif, karena menetapkan apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan. Segala bentuk kerjasama kerja harus dilengkapi dengan perjanjian atau kontrak untuk mengamankan kedua belah pihak, baik dari sisi karyawan maupun dari sisi perusahaan. (Kontrak Kerja dan Penerapan UU Tenaga Kerja).Sudut Pandang Etika
Dalam bisnis berorientasi pada profit adalah sangat wajar, akan tetapi jangan sampai keuntungan yang diperoleh tersebut justru merugikan pihak lain. Maksudnya adalah, semua yang kita lakukan harus menghormati kepentingan dan hak orang lain. (Harga yang layak dan tetap sesuai dengan margin yang ideal).Pemasaran
Internet Marketing
Website, jejaring sosial, fanspage atau teknis- teknis detail lainnya dalam dunia siber seakan menjadi kebutuhan khusus dalam strategi pemasaran. Internet marketing bisa memunculkan interaksi secara langsung dengan pelanggan tanpa ada batas ruang dan waktu.Harapannya, dapat menarik perhatian dengan eksistensi pasar dan dapat mendatangkan pasar baru bagi perusahaan.Klasik Marketing
Cara ini berupa mengenali target pasar yang dibidik, melakukan identifikasi melalui survey atau pengamatan dan lain-lain.Off Line yang dapat direkomendasikan untuk dilakukan adalah melakukan flayering secara konsisten dan melakukan bentuk kerjasama dengan agen ataupun komunitas yang merupakan pasar dari klien. Pengembangan SDM dengan menekankan Up Selling kepada tamu yang telah datang ke perusahaan, untuk mendapatkan hasil penjualan yang maksimal.